Conte Tak Bertanggung Jawab soal Masa Depan Hazard

Antonio Conte merasa Eden Hazard tak akan meninggalkan Chelsea pada bursa transfer mendatang. Namun demikian, ia tak punya kuasa jika akhirnya Hazard lepas ke klub lain. Sebab, keputusan akhir ada di pihak klub.

Hazard merupakan pemain penting untuk Chelsea musim ini. Pemain 26 tahun tersebut sempat meredup musim lalu. Sekarang ia bangkit dan telah mengumpulkan 15 gol dan memberikan lima assist dari 31 penampilan di Premier League. Penampilan bagus ini menjadi salah satu faktor Chelsea bisa mendominasi klasemen Premier League sejauh ini.

conte-tak-bertanggung-jawab-soal-masa-depan-hazard

Meskipun masih punya kontrak hingga 2020, namun pemain asal Belgia tersebut santer dikaitkan dengan klub lain seperti Real Madrid. Zinedine Zidane dikatakan amat tertarik memiliki Hazard dalam skuatnya.

Conte menyatakan tak bisa mengambil keputusan terkait masa depan pemainnya. Menurutnya Hazard adalah pemain penting yang bahagia bersama Chelsea tapi bisa hengkang kapan saja. Maka, klub lah yang akan mengambil keputusan ketika penawaran datang untuk Hazard.

“Tak mungkin bagi saya mengambil tanggung jawab ini, bukan hanya soal Eden tapi semua pemain. Dalam urusan ini, klub yang punya keputusan akhir,” kata Conte dalam jumpa pers jelang pertandingan lawan Everton.

“Saya bisa menyampaikan pendapat saya dalam hal ini, tapi saya ulangi: klub yang punya keputusan akhir tentang hal ini. Menurut saya semua kemungkinan bisa terjadi, semuanya mungkin dalam sepakbola. Bukan hanya untuk Eden, tapi untuk seluruh pemain.”

“Anda harus paham ada kehendak yang berbeda untuk dibandingkan, dan kemudian mengambil keputusan. Saya kira Eden sangat bahagia bersama kami dan bekerja bersama kami. Saya rasa keluarganya sangat bahagia tinggal di sini dan bermain untuk tim ini, untuk klub ini,” jelas pelatih asal Italia tersebut.

Hazard gabung dengan Chelsea pada tahun 2012 lalu dari LOSC Lille dengan harga 35 juta euro. Ia telah merasakan satu gelar Premier League dan Liga Europa bersama Chelsea. Tahun ini akan menjadi musim terbaiknya lagi jika The Blues akhirnya keluar sebagai juara liga Inggris.

Aguero Terus Belajar dari Josep Guardiola

Striker Manchester City, Sergio Aguero, mengakui bahwa ia masih terus mencoba mempelajari gaya main yang diinginkan Josep Guardiola darinya.

Pemain Argentina itu sempat dicadangkan di awal tahun ini, usai Guardiola lebih memilih memainkan striker pekerja keras Gabriel Jesus di lini depan kubu Etihad.

aguero-terus-belajar-dari-josep-guardiola

Aguero kemudian kembali menjadi striker utama City setelah Jesus mengalami cedera. Dan pemain berusia 28 tahun kemudian mengakui bahwa hingga kini ia masih terus berusaha beradaptasi di bawah mantan manajer Barcelona dan Bayern Munchen.

“Hal tersulit menurut saya adalah bagaimana saya harus terus memberikan tekanan pada kiper dan bek dalam pertandingan. Itulah yang diminta Pep. Mungkint tak sulit, namun dia tahu apa yang saya suka,” tutur Aguero di Sky Sports.

“Saya perlahan beradaptasi dan belajar terhadap gaya itu di beberapa bulan terakhir. Awalnya dia mengajarkan bagaimana cara melakukan pressing dengan baik.”

“Di pertandingan itu sendiri, saya mungkin tidak sadar jika saya bergerak ke posisi yang tak seharusnya. Anda banyak belajar darinya soal zona di lapangan. Dia meminta saya menjadi nomor 9 dan terus ada di posisi itu.”

Aguero sudah mencetak 27 gol di semua kompetisi untuk City musim ini.

Mascherano Ambil Penalti Karena Tuntutan Suporter Barca

Javier Mascherano mencetak gol pertamanya bagi Barcelona dalam pertandingan melawan Osasuna. Mascherano diberi kesempatan mencetak gol oleh rekan-rekannya melalui titik penalti pada menit ke-67.

Penalti diberikan wasit setelah Denis Suarez dijatuhkan di kotak terlarang. Mascherano sukses mengkonversi penalti itu menjadi gol untuk mengubah skor menjadi 6-1 untuk keunggulan Barcelona.

mascherano-ambil-penalti-karena-tuntutan-suporter-barca

Menariknya, itu adalah gol pertama Mascherano dalam 319 pertandingan bersama Barcelona. Reaksi rekan-rekannya di Barcelona juga cukup menarik. Para penggawa terlihat tertawa melihat Mascherano mencetak gol itu. Berikut videonya:

Ternyata bukan cuma para pemain Barca yang meminta Mascherano untuk mengambil penalti itu. Para fans Barca di belakang gawang lawan juga meneriakkan nama Mascherano untuk menjadi eksekutor. Hal itu disampaikan sendiri oleh Luis Enrique, pelatih Barca.

“Akan lucu jika pemain seperti Mascherano tidak pernah mencetak gol bagi Barca. Tapi itu tadi sungguh positif. Saya rasa suporter di belakang gawang yang meminta Mascherano untuk mengambil penalti. Tapi ini bukan cuma soal gol, dia adalah pemain top, performanya tak perlu diragukan lagi. Dia lahir sebagai kompetitor dan mampu membuat tim bermain lebih baik,” terang Enrique seperti dikutip ESPN.

Ragnar Klavan Merasa Kondisinya Semakin Baik

Pemain belakang Liverpool, Ragnar Klavan mengungkapkan bahwa dirinya merasa baik dan proses penyembuhan cederanya telah berjalan sesuai rencana.

Sebagaimana diketahui, Klavan telah absen dari skuat Liverpool di dua pertandingan terakhir karena mengalami cedera ligamen. Namun dia diharapkan kembali saat The Reds melawan Watford.

ragnar-klavan-merasa-kondisinya-semakin-baik

Dan baru-baru ini, Klavan mengatakan bahwa kondisinya semakin baik dan dia senang bisa kembali berlatih bersama-sama dengan tim di Melwood.

“Ini lebih baik sekarang. Saya mulai berlatih dengan skuat. Ini tampak seperti baik-baik saja,” ujarnya.

“Anda tak pernah tahu dalam hidup anda, tapi cedera ini sudah sangat lebih baik sekarang. Saya telah berlatih sekali bersama skuat dan di kesempatan lain bersama pelatih fitnes,” sambungnya.

“Segalanya berjalan sesuai rencana, jadi ini bagus,” tutupnya.

Borong Dua Gol, Zidane Beri Ucapan Selamat Kepada Messi

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane memberi ucapan selamat kepada Lionel Messi yang baru saja menjadi pahlawan Barcelona dalam laga El Clasico.

Los Blancos menjamu musuh bebuyutannya itu dalam lanjutan kompetisi La Liga di Santiago Bernabeu. Namun, para penggawa Madrid harus menelan pil pahit karena takluk dari sang rival dengan skor 3-2.

borong-dua-gol-zidane-beri-ucapan-selamat-kepada-messi

Messi menjadi bintang dalam pertandingan tersebut setelah memborong dua gol dan satu gol Barca lainnya dilesakkan Ivan Rakitic. Sementara itu, Madrid cuma mampu mencetak gol lewat Casemiro dan James Rodriguez.

Kesuksesan Messi tersebut tak luput dari perhatian Zidane. Legenda Prancis itu tak sungkan memberikan ucapan selamat kepada pemain lawan.

Kami perlu mengucapkan selamat, itu saja. Dia mendapat peluang dan dia mencetak gol.Itu tidak merubah apa-apa terhadap apa yang akan kami lakukan sampai akhir musim ini,” kata Zidane di situs resmi klub.

Kemenangan ini membuat Barcelona menggeser Madrid di puncak klasemen sementara La Liga dengan perolehan poin yang sama 75. Namun, Los Blancos masih punya satu pertandingan tunda.

Bek Juventus Lega Tak Bertemu Real Madrid

Juventus berhasil meraih satu tempat di semifinal Liga Champions dengan menyingkirkan Barcelona di perempat final. Juve sukses meraih kemenangan agregat 3-0 dalam pertandingan dua leg.

Di partai semifinal, Juventus dipertemukan dengan perwakilan Prancis, AS Monaco. Tim Ligue 1 itu sebelumnya sukses menyingkirkan Borussia Dortmund dengan skor agregat 6-3 di perempat final.

bek-juventus-lega-tak-bertemu-real-madrid

Bek kanan Juventus, Stephan Lichtsteiner mengatakan bahwa skuat Juventus menyaksikan drawing semifinal Liga Champions itu bersama-sama di markas Juve di Vinovo. Ia merasa lega Juventus tidak bertemu Real Madrid tetapi juga menegaskan bahwa AS Monaco tak boleh diremehkan.

“Kami menyaksikan drawing itu bersama-sama di Vinovo seperti kebiasaan kami sebelumnya. Kami bersama sebagai keluarga. Tentu saja Monaco adalah tim yang tak boleh diremehkan. Kami senang bisa menghindari Real Madrid, tapi di sisi lain kami juga tahu bahwa Monaco adalah tim yang sangat berbahaya,” cetus Lichtsteiner kepada Sky.

Bek asal Swiss itu menambahkan bahwa begitutahu calon lawan mereka, Juve langsung mempelajari video Monaco. Salah satu yang mungkin bisa menjadi titik lemah Monaco adalah mereka memiliki banyak pemain muda yang belum berpengalaman.

“Saya tidak banyak menyaksikan pertandingan Monaco, kami cuma melihat sedikit video mereka setelah drawing tadi. kami tahu mereka dilatih oleh jardim dalam dua tahun terakhir dan permainan mereka sangat baik. Andai mereka punya kelemahan, maka itu adalah kurangnya pengalaman karena tim mereka sangat muda. Tapi mereka mencetak banyak gol, jadi kami harus berhati-hati.”

Bonucci Inginkan Treble Untuk Juventus

Pemain bertahan Juventus, Leonardo Bonucci mengungkapkan bahwa Juventus memiliki peluang bagus untuk mengakhiri musim ini dengan tiga gelar dan menegaskan bahwa ini semua tentang mentalitas.

Sebagaimana diketahui, Juventus baru saja sukses melangkah ke semifinal Liga Champions usai menyingkirkan tim kuat Barcelona dengan agregat 3-0. Kemenangan dan kelolosan itu menjaga asa mereka tetap di jalur treble di akhir musim.

bonucci-inginkan-treble-untuk-juventus

“Kami memiliki peluang bagus untuk mencapai final di Cardiff dan mengangkat trofi ini ke langit,” ujarnya.

“Sekarang ini semua tentang mentalitas, karena kami harus menjaga kaki kami tetap di tanah tanpa membiarkan diri tersapu oleh antusiasme yang berlebihan,” tambahnya.

Selain lolos ke semifinal Liga Champions, Bianconeri saat ini juga tengah memuncaki klasemen Serie A dengan keunggulan delapan poin dan akan tampil di final Coppa Italia melawan Lazio.

“Kami tengah berlari di tiga kompetisi dan semua bisa dijangkau, jadi sekarang semunya dalam benak kami. Kami harus mempertahankan konsentrasi kami selama satu setengah bulan untuk pergi di semua jalan,” sambungnya.

“Selama bertahun-tahun skuat ini telah membuktikan bahwa kami kompak dan tahu apa yang diperlukan untuk meraih kemenangan,” tutupnya.

Pique: Semoga Juventus Juara Liga Champions

Gerard Pique tidak mau cari-cari alasan tersingkirnya Barcelona dari Liga Champions. Barca disingkirkan Juventus dengan skor agregat 3-0 dalam dua leg pertandingan perempat final.

Barca tumbang 0-3 di Turin dan kemudian hanya meraih hasil imbang tanpa gol saat menjamu Juve di Camp Nou. Pique mengatakan bahwa Barca gagal menang karena kinerja Juve yang apik dalam pertandingan tadi.

pique-semoga-juventus-juara-liga-champions

Selain itu, Barca juga sudah berada dalam posisi sulit lantaran telah tertinggal agregat 0-3. Hasil itu sangat sulit dibalik melawan Juve meski Barca sudah berpengalaman membalik ketertinggalan 0-4 saat berhadapan dengan PSG.

“Juventus adalah tim yang hebat dan mereka memang lebih baik dari kami. Saya doakan yang terbaik bagi mereka dan semua Juve menjadi juara Liga Champions musim ini. Kami membuat semuanya sulit bagi diri kami sendiri,” terang Pique kepada AS.

“Tapi hasil pertandingan pertama (skor 0-3) memang sangat sulit untuk dibalik. Tapi kami tetap berjuang sampai peluit akhir dibunyikan wasit. Juventus itu diisi banyak pemain Italia dan mereka bisa bertahan dengan sangat baik. Mereka sudah mendapatkan target mereka di sini,” imbuhnya.

Lepas dari pertandingan kontra Juventus, Barcelona sudah ditunggu oleh pertandingan berat lainnya. Akhir pekan nanti, Barca akan bertandang ke Santiago Bernabeu untuk menjalani pertandingan El Clasico di ajang La Liga.

Juventus akan masuk ke semifinal Liga Champions bersama Real Madrid, Atletico Madrid dan AS Monaco. Drawing semifinal akan dilakukan pada hari Jumat besok.

Saul: Atletico Tahu Sulitnya Kalahkan Leicester

Gelandang Atletico Madrid, Saul Niguez mengatakan timnya sudah tahu jelang perempat final bahwa Leicester City bukanlah tim yang mudah ditaklukkan.

Atletico Madrid baru saja memastikan satu tiket ke semifinal setelah menyingkirkan The Foxes di perempat final dengan agregat 2-1.

saul-atletico-tahu-sulitnya-kalahkan-leicester

Setelah menang 1-0 di leg pertama yang digelar di Vicente Calderon, Los Rojiblancos bermain imbang 1-1 saat tandang ke King Power Stadium untuk leg kedua. Saul mencetak gol pembuka sebelum Jamie Vardy menyamakan kedudukan di babak kedua.

“Di babak kedua Leicester bermain seperti biasanya, memainkan bola-bola panjang ke kotak penalti dan seperti itulah cara mereka menciptakan beberapa peluang,” ujarnya di situs resmi UEFA.

“Kami tahu mereka akan sangat menyulitkan, terutama karena bermain di kandang sendiri, mereka memiliki suporter yang luar biasa. Saya angkat topi untuk mereka,” tandasnya.